Berikut adalah Tugas Untuk Mata Kuliah Peng.
Teknologi Sistem Cerdas # yang kedua sekaligus yang terakhir, bisa dilihat pada link yang disediakan.
link :https://drive.google.com/open?id=1S6czpHyqTpYV0lsinQ1YM6xzHCgzmpmU
Kamis, 25 Januari 2018
Softskill Teknlogi Sistem Cerdas atau Artificial Intelligence (AI) 1
Berikut adalah Tugas Untuk Mata Kuliah Peng.
Teknologi Sistem Cerdas # yang pertama, bisa dilihat pada link yang disediakan.
link : https://drive.google.com/open?id=14VsV4ulWeMDlNh9QAEL73FrHWMqkdH6aMinggu, 29 Oktober 2017
Membuat Program OpenGL Garis Vertikal, Horizontal, dan Diagonal
MEMBUAT PROGRAM OPENGL DI
JAVA
GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL,
& DIAGONAL
NAMA : MOH.RIZKI SAPUTRA
NPM : 14115247
KELAS : 3KA26
MATAKULIAH :
Grafik Komp.&Pengolahan Citra**
DOSEN : Lily Wulandari
Untuk Menyelesaikan Tugas Matakuliah Grafik Komp.&Pengolahan Citra** Membuat Program OpenGL Garis Vertikal, Horizontal, dan Diagonal pada bahasa pemrograman JAVA
Alhamdulillah Selesai Juga ^_^
Rabu, 28 Desember 2016
3D TEKNOLOGI
3D TEKNOLOGI
Perkembangan teknologi dan komputer
juga berdampak pada film di dunia dengan menggunakan 2 dimensi berkembang
menjadi 3D. Film 2D biasanya terdapat pada film kartun , sedangkan 3D dapat
berupa film kartun atau berupa manusia. Film 2D memberikan kelebihan dalam
penayangan yaitu memiliki suara yang jernih, gambar lebih halus serta gambar
yang telah di sensor hamper tidak terlihat. Kelemahannya film 2D yaitu kualitas
hasil proyeksinya lebih kecil daripada film pada biasanya, dimana layar akan
lebih kecil dikarenakan jika menggunakan layar lebih besar kualitasnya akan
semakin berkurang. Film 3D, kualitas 3D memberikan tayangan tiga dimensi atau
terlihat lebih nyata dengan menggunakan bantuan alat kacamata khusus. Jika
tidak menggunakan kacamata khusus 3D gambar akan terlihat blur atau buram.
Kacamata yang sering digunakan pada format film 3D adalah Red/Cyan dimana red
di kiri dan cyan di kanan . kelemahannya adalah film format 3D tidak disertai
dengan terjemahan atau subtitle dikarenakan jika disertai subtitle akan
mengurangi kualitas film.
Pengertian Augmented Reality
Menurut penjelasan Haller,
Billinghurst, dan Thomas (2007), riset Augmented Reality bertujuan untuk
mengembangkan teknologi yang memperbolehkan penggabungan secara real-time
terhadap digital content yang dibuat oleh komputer dengan dunia nyata.
Augmented Reality memperbolehkan pengguna melihat objek maya dua dimensi atau
tiga dimensi yang diproyeksikan terhadap dunia nyata. (Emerging Technologies of
Augmented Reality: Interfaces and Design).
Teknologi AR ini dapat menyisipkan
suatu informasi tertentu ke dalam dunia maya dan menampilkannya di dunia nyata
dengan bantuan perlengkapan seperti webcam, komputer, HP Android, maupun
kacamata khusus. User ataupun pengguna didalam dunia nyata tidak dapat melihat
objek maya dengan mata telanjang, untuk mengidentifikasi objek dibutuhkan
perantara berupa komputer dan kamera yang nantinya akan
menyisipkan objek maya ke dalam dunia nyata.
Metode Augmented Reality
Metode yang dikembangkan pada
Augmented Reality saat ini terbagi menjadi dua metode, yaitu Marker Based
Tracking dan Markless Augmented Reality.
1. Marker Augmented Reality (Marker Based Tracking)
Marker biasanya merupakan ilustrasi
hitam dan putih persegi dengan batas hitam tebal dan latar belakang putih.
Komputer akan mengenali posisi dan orientasi marker dan menciptakan dunia
virtual 3D yaitu titik (0,0,0) dan tiga sumbu yaitu X, Y, dan Z. Marker Based
Tracking ini sudah lama dikembangkan sejak 1980-an dan pada awal 1990-an mulai
dikembangkan untuk penggunaan Augmented Reality.
2. Markerless Augmented Reality
Salah satu metode Augmented Reality
yang saat ini sedang berkembang adalah metode “Markerless Augmented Reality”,
dengan metode ini pengguna tidak perlu lagi menggunakan sebuah marker untuk
menampilkan elemen-elemen digital, dengan tool yang disediakan Qualcomm untuk
pengembangan Augmented Reality berbasis mobile device, mempermudah pengembang
untuk membuat aplikasi yang markerless (Qualcomm, 2012).
Seperti yang saat ini dikembangkan
oleh perusahaan Augmented Reality terbesar di dunia Total Immersion dan
Qualcomm, mereka telah membuat berbagai macam teknik Markerless Tracking
sebagai teknologi andalan mereka, seperti Face Tracking, 3D Object Tracking,
dan Motion Tracking.
a. Face Tracking
Algoritma pada computer terus
dikembangkan, hal ini membuat komputer dapat mengenali wajah manusia secara
umum dengan cara mengenali posisi mata, hidung, dan mulut manusia, kemudian
akan mengabaikan objek-objek lain di sekitarnya seperti pohon, rumah, dan lain
– lain. Teknik ini pernah digunakan di Indonesia pada Pekan Raya Jakarta 2010
dan Toy Story 3 Event (Widiansyah, Firman, 2014).
b. 3D Object Tracking
Berbeda dengan Face Tracking yang
hanya mengenali wajah manusia secara umum, teknik 3D Object Tracking dapat
mengenali semua bentuk benda yang ada disekitar, seperti mobil, meja, televisi,
dan lain-lain.
c. Motion Tracking
Komputer dapat menangkap gerakan,
Motion Tracking telah mulai digunakan secara ekstensif untuk memproduksi
film-film yang mencoba mensimulasikan gerakan.
d. GPS Based Tracking
Teknik GPS Based Tracking saat ini
mulai populer dan banyak dikembangkan pada aplikasi smartphone (iPhone dan
Android), dengan memanfaatkan fitur GPS dan kompas yang ada didalam smartphone,
aplikasi akan mengambil data dari GPS dan kompas kemudian menampilkannya dalam
bentuk arah yang kita inginkan secara realtime, bahkan ada beberapa aplikasi
menampikannya dalam bentuk 3D.
Camera Tracking
Camera Tracking adalah
sebuah teknik penyesuaian camera virtual didalam adobe after effects yang
nantinya camera virtual tersebut akan merepresentasikan segala gerak gerik
kamera asli. dan Text Compositing merupakan sebuah teknik mudah dimana
kita akan menambahkan text dinamis yang seolah olah text tersebut berada di
dalam scene dan mengikut segala movement scene.
sumber :
http://rezicaarighisutardi.blogspot.co.id/2016/12/3d-teknologi.html
DATA MAINING
Data Maining
Data Mining adalah
Serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa informasi yang
selama ini tidak diketahui secara manual dari suatu basisdata dengan
melakukan penggalian pola-pola dari data dengan tujuan untuk
memanipulasi data menjadi informasi yang lebih berharga yang diperoleh
dengan cara mengekstraksi dan mengenali pola yang penting atau menarik
dari data yang terdapat dalam basisdata.
Fungsi & Tujuan Data Maining
Data Mining mengidentifikasi fakta- fakta atau kesimpulan-kesimpulan
yang di sarankan berdasarkan penyaringan melalui data untuk menjelajahi
pola-pola atau anomali-anomali data. Data Mining mempunyai 5 fungsi:
a. Classification
Classification, yaitu menyimpulkan definisi-definisi karakteristik
sebuah grup. Contoh: pelanggan-pelanggan perusahaan yang telah berpindah
kesaingan perusahaan yang lain.
b. Clustering
Clustering, yaitu mengindentifikasikan kelompok-kelompok dari
barang-barang atau produk-produk yang mempunyai karakteristik
khusus(clustering berbeda dengan classification, dimana pada clustering
tidak terdapat definisi-definisi karakteristik awak yang di berikan pada
waktu classification.)
c. Association
Association, yaitu mengidentifikasikan hubungan antara kejadian-kejadian
yang terjadi pada suatu waktu, seperti isi-isi dari keranjang belanja.
d. Sequencing
Hampir sama dengan association, sequencing mengidentifikasikan
hubungan-hubungan yang berbeda pada suatu periode waktu tertentu,
seperti pelanggan-pelanggan yang mengunjungi supermarket secara
berulang-ulang.
e. Forecasting
Forecasting memperkirakan nilai pada masa yang akan datang berdasarkan
pola-pola dengan sekumpulan data yang besar, seperti peramalan
permintaan pasar.
Tujuan data mining antara lain:
a. Explanatory
Untuk menjelaskan beberapa kondisi penelitian, seperti mengapa penjualan truk pick up meningkat di colorado.
b. Confirmatory
Untuk mempertegas hipotesis, seperti halnya 2 kali pendapatan keluarga
lebih suka di pakai untuk membeli peralatan keluarga, di bandingkan
dengan satu kali pendapatan keluarga.
c. Exploratory
Menganalisis data untuk hubungan yang baru yang tidak di harapkan,
seperti halnya pola apa yang cocok untuk kasus penggelapan kartu kredit.
Proses Data Maining
Fase-fase dimulai dari data mentah dan berakhir dengan pengetahuan atau
informasi yang telah diolah, yang didapatkan sebagai hasil dari
tahapan-tahapan berikut:
- Data Cleansing, juga dikenal sebagai data cleansing, ini adalah sebuah fase dimana data-data tidak lengkap, mengndung error dan tidk konsisten dibuang dari koleksi data, sehingga data yang telah bersih relevan dapat digunakan untuk diproses ulang untuk penggalian pengetahuan(discovery knowledge)
- Data Integration, pada tahap ini terjadi integrasi data,dimana sumber-sumber data yang berulang(multiple data), file-file yang berulang(multiple file), dapat dikombinasikan dan digabungkan kedalam suatu sumber.
- Data Selection, pada langkah ini, data yang relevan terhadap analisis dapat dipilih dan diterima dari koleksi data yang ada.
- Data Transformation, juga dikenal sebagai data consolidation. Pada tahap ini, dimana data-data yang telah terpilih, ditransformasikan kedalam bentuk-bentuk yang cocok untuk prosedur penggalian (meaning proedure) dengan cara melakukan normalisasi dan agregasi data.
- Data Mining, tahap ini adalah tahap yang paling penting, dengan menggunakan teknik-teknik yang diaplikasikan untuk mengekstrak pola-pola potensial yang berguna.
- Pattern Evaluation, pada tahap ini, pola-pola menarik dengan jelas mempresentasikan pengetahuan telah diidentifikasi berdasarkan measure yang telah diberikan.
- Knowledge Representation, ini merupakan tahap terakhir dimana pengetahuan yang telah ditemukan secara visual ditampilkan kepada user.Tahap penting ini menggunakan teknik visualisasi untuk membantu user dalam mengerti dan menginterpresentasikan hasil dari data mining.
Implementasi Data Maining
Telekomunikasi : Sebuah perusahaan
telekomunikasi menerapkan data mining untuk melihatdari jutaan transaksi
yang masuk, transaksi mana sajakah yang masih harusditangani secara
manual (dilayani oleh orang). Tujuannya tidak lain adalahuntuk menambah
layanan otomatis khusus untuk transaksi-transaksi yangmasih dilayani
secara manual. Dengan demikian jumlah operator penerimatransaksi manual
tetap bisa ditekan minimal
Keuangan : Financial Crimes Enforcement Network di Amerika Serikat baru-baru ini menggunakan data mining untuk me-nambang trilyunan dari berbagai subyek seperti property, rekening bank dan transaksi keuangan lainnya untuk mendeteksi transaksi-transaksi keuangan yang mencurigakan (seperti money laundry). Mereka menyatakan bahwa hal tersebut akan susah dilakukan jika menggunakan analisis standar Mungkinsudah saatnya juga Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menggunakan teknologi ini untuk mendeteksi aliran dana BLBI.
Keuangan : Financial Crimes Enforcement Network di Amerika Serikat baru-baru ini menggunakan data mining untuk me-nambang trilyunan dari berbagai subyek seperti property, rekening bank dan transaksi keuangan lainnya untuk mendeteksi transaksi-transaksi keuangan yang mencurigakan (seperti money laundry). Mereka menyatakan bahwa hal tersebut akan susah dilakukan jika menggunakan analisis standar Mungkinsudah saatnya juga Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menggunakan teknologi ini untuk mendeteksi aliran dana BLBI.
sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Data_mining
http://hasanxch.blogspot.co.id/2015/12/fungsi-data-mining.html
http://ifan89.blogspot.co.id/2010/10/contoh-implementasi-datamining.html
INTERNET OF THINGS
Definisi Internet Of Things
Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan'
IoT, merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat
dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun
kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk
juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik,
koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya
tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan
selalu aktif.
Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat
diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam
struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya
disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui
Auto-ID Center di MIT. Dan kini IoT menjadi salah satu tugas bagi seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi
Pengendalian (Manage) Internet Of Things
Dengan prinsip tujuan utama dari IoT sebagai sarana yang memudahkan
untuk pengawasan dan pengendalian barang fisik maka konsep IoT ini
sangat memungkinkan untuk digunakan hampir pada seluruh kegiatan
sehari-hari, mulai dari penggunaan perorangan, perkantoran, rumah sakit,
pariwisat, industri, transportasi, konserverasi hewan, pertanian dan
peternakan, sampai ke pemerintahan.
Dalam tujuan tersebut, IoT memiliki peran penting dalam pengendalian
pemakaian listrik, sehingga pemakaian listrik dapat lebih hemat sesuai
kebutuhan mulai dari tingkat pemakaian pribadi sampai ke industri.
Tentunya selain untuk tujuan penghematan IoT juga dapat dipakai sebagai
sarana kemajuan usaha, dengan sistem monitoring maka kebutuhan usaha
dapat lebih terukur.
IoT juga sangat berguna dalam otomatisasi seluruh perangkat yang
terhubung ke internet dimana konfigurasi otomatisasi tersebut dapat di
sesuaikan dengan mudah tanpa harus datang ke lokasi perangkat tersebut.
Baik untuk alasan keamanan untuk wilayah yang tidak mungkin dimasuki
manusia, maupun untuk alasan jangkauan terhadap perangkat yang akan di
kendalikan tersebut.
Monetisasi (Monetize)
Monetisasi berasal
dari kata Monetization yang artinya mengubah sesuatu menjadi berharga
atau ilmu atau keterampilan untuk mengubah suatu model bisnis agar
memberikan pendapatan yang lebih maksimal dengan menjungkirbalikkan arus
uang normal secara cerdik. Monetizing sendiri sudah ada sejak manusia
mulai melakukan transaksi sederhana. Dengan memanfaat internet kita bisa mendapatkan uang, contohnya yaitu Monetize Youtube adalah sebuah program
penghasil uang yang dikeluarkan google selain Google Adsense.
Disini kita bisa memperoleh pendapatan dengan bekerja sama menjadi youtube partner. Caranya adalah dengan mengupload video berkualitas ke youtube setiap hari secara rutin.
Operasional (Operate)
Operasional adalah konsep yang bersifat abstrak untuk memudahkan
pengukuran suatu variabel. atau operasional dapat diartikan sebagai
pedoman dalam melakukan suatu kegiatan ataupun pekerjaan penelitian.
Internet of Things, dengan memanfaatkan sebuah argumentasi
pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan
sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis
tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun.Internetlah yang
menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara
manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat
tersebut secara langsung.
Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah
menyusun jaringan komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut
sangatlah kompleks, dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain
itu biaya yang mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang berujung
pada gagalnya produksi.
Perluasan (Extends)
Perluasan
adalah suatu hal yang memiliki dasar atau suatu konsep yang terperinci dari
sesuatu hal, sesuatu hal tersebut akan diolah dan akan kita kembangkan
menjadi suatu ide atau karya yang baru sehingga memiliki manfaat yang lebih
untuk kedepannya. Seperti yang kita ketahui Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan primer, dari kalangan muda hingga dewasa, baik yang bersekolah maupun bekerja pasti membutuhkan internet untuk mempermudahkan aktivitas sehari-hari ataupun hal-hal yang lainnya.
sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_of_Things
https://www.kaskus.co.id/thread/51a0c5240975b48505000006/agan-tau-gak-sih-monetizing-itu-apa/
http://www.artikelsiana.com/2015/09/pengertian-operasional-menurut-para-ahli.html
Kamis, 24 November 2016
KOMPUTASI AWAN
KOMPUTASI AWAN
Komputasi awan (bahasa Inggris:
cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi')
dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah
metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram
jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan
(cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur
kompleks yang disembunyikannya.[1]
Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu
layanan (as a service),
[2]
sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet
("di dalam awan") [3]
tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali
terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.[4]
Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing
"Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen
tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di
komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer
tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan
lain-lain. Komputasi awan adalah suatu
konsep umum yang mencakup SaaS,
Web 2.0,
dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa
ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna.
Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum
secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web
dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk
pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.
Sejarah Komputasi Awan
Pada tahun 50-an, Cloud Computing memiliki konsep
yang mendasar. Ketika komputer mainframe yang tersedia dalam skala yang besar
dalam dunia pendidikan dan perusahaan dapat diakses melalui komputer terminal
disebut dengan Terminal Statis. Terminal tersebut hanya dapat digunakan untuk
melakukan komunikasi tetapi tidak memiliki kapasitas pemrosesan internal. Agar
penggunaan mainframe yang relatif mahal menjadi efisien maka mengembangkan
akses fisik komputer dari pembagian kinerja CPU. Hal ini dapat menghilangkan
periode tidak aktif pada mainframae, memungkinkan untuk kembali pada investasi.
Hinga pertengahan tahun 70-an dikenal dengan RJE remote proses Entry Home Job
yang berkaitan besar dengan IBM dan DEC Mainframe.
Manfaat Komputasi Awan
Dari penjelasan tentang cloud computing diatas, ada banyak manfaat yang bisa kita ambil dari cloud computing, yaitu :
- Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
- Aksesibilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
- Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
- Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
- Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak.
Layanan Komputasi Awan
- Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
- Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
- Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.
Implementasi Komputasi Awan
Ada tiga poin utama yang diperlukan dalam
implementasi cloud computing, yaitu :
- Computer front end, Biasanya merupakan computer desktop biasa.
- Computer back end, Computer back end dalam skala besar biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data center dalam rak-rak besar. Pada umumnya computer back end harus mempunyai kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan permintaan data.
- Penghubung antara keduanya, Penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet.
Implementasi Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment)
Cloud
Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya
dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang
pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat.
Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh
pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Badan Pengkajian Dan
Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai
layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini
bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-government,
karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan
dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi
informasi.
Contoh Komputasi Awan
Google Drive adalah
layanan penyimpanan Online yang dimiliki Google.
Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012. Sebenarnya Google Drive
merupakan pengembangan dari Google Docs. Google Drive memberikan kapasitas
penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat
ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan
file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file
tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer
desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone.
File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi
pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.
SUMBER : https://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
SUMBER : https://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
Langganan:
Postingan (Atom)
Economic Conditions in Indonesia
BI Admits the Rate of Indonesian Economy Slows Jakarta, CNN Indonesia - Bank Indonesia ( B I ) acknowledges that Indonesia'...
-
Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesa...
-
BI Admits the Rate of Indonesian Economy Slows Jakarta, CNN Indonesia - Bank Indonesia ( B I ) acknowledges that Indonesia'...



